Disini, saya akan menguraikan impian
saya jika saya menjadi Gubernur Bank Indonesia.
Menjadi
Gubernur Bank Indonesia adalah suatu mimpi yang sangat tinggi bagi saya. Karena selain
jabatan yang tinggi dan terhormat, menjadi Gubernur Bank Indonesia adalah suatu tugas besar
yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab dan bijaksana.
Bank Indonesia adalah bank sentral
yang dapat mengedarkan uang di Indonesia. Uang adalah sebuah aset yang
memiliki nilai begitu tinggi. Dengan begitu sebagai bank sentral, Bank Indonesia berwenang
dalam kelancaran nilai rupiah untuk kehidupan ekonomi di masyarakat.
Jika saya menjabat sebagai Gubernur
Bank Indonesia, saya akan menjungjung tinggi nilai rupiah agar lebih bermakna di kalangan
masyarakat terutama untuk para koruptor. Bank Indonesia mempunyai tujuan untuk
menjaga kestabilan nilai rupiah. Tetapi, sampai saat ini, nilai rupiah masih
disalahgunakan. Untuk kalangan atas, nilai rupiah bagi mereka adalah suatu
kesenangan yang harus dihambur-hamburkan. Sedangkan bagi kalangan bawah, nilai
rupiah merupakan sesuatu yang sangat berharga dan mereka sangat menghargai
setiap nilai rupiah yang mereka miliki.
Di mata dunia, nilai rupiah sampai
saat ini masih terlihat begitu rendah dibandingkan dengan mata uang lainnya.
Oleh karena itu, sebagai Gubernur Bank Indonesia, sebisa mungkin saya akan menjadikan
rupiah bernilai tinggi. Tetapi, mungkin keinginan tersebut belum ada artinya
jika kita melihat kondisi ekonomi masyarakat menengah, nilai rupiah belum bisa
seimbang dengan mata uang lainnya. Keadaan sosial masyarakat yang masih
rendah menjadikan nilai rupiah masih begitu minim. Diharapkan dengan adanya
rupiah, masyarakat bisa berfikir lebih realistis dan tidak konsumtif.
Setidaknya, dapat menambah lapangan kerja yang tidak merugikan (ramah lingkungan). Dengan begitu, tidak ada lagi masyarakat pengangguran dan nilai rupiah dapat menyetarakan kedudukannya dengan mata uang lainnya, seperti tujuan awal Bank Indonesia sendiri yaitu menjaga kestabilan nilai rupiah.